Opini untuk kebebasan pendidikan :
Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang lebih membebaskan para murid untuk berkarya sendiri. Guru hanya membimbing muridnya untuk mencari informasi dari internet atau buku-buku.
Berbeda dengan kurikulum yang dulu yaitu kurikulum 2006, yang lebih memfokuskan kepada guru. Guru lebih aktif dalam mengajar murid, lebih banyak menjelaskan daripada menyuruh anak muridnya untuk bekerja kelompok.
Kurikulum 2013 dan 2006 sangat berbeda. Banyak murid-murid yang beranggapan bahwa kurikulum 2013 terlalu memaksakan mereka untuk berkarya sendiri. Namun, menurut saya, kedua kurikulum tersebut tidak merugikan murid-murid dan juga guru. Murid diharapkan bisa menerima kurikulum yang ditetapkan pemerintah dengan baik dan membuka pikiran untuk berkarya dengan caranya sendiri.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
My First BestFriend
" Dan paling menenangkan saat Ibu mengatakan “semuanya pasti baik-baik saja.” ” Ibu adalah sosok yang kuat dan penyayang. Hal i...
-
Halo teman-teman! Perkenalkan nama saya Sheryl Vanya Irenia, panggil aja Sheryl atau Ecil biar enak hehe. Saya selaku pemilik blog ini ak...
-
Hai guys, hari ini gw akan membagikan buku yang gw baca di awal tahun 2018 ini. Kalian tahu novel Badminton Addict? Novel tersebut patut kal...
-
1. Mengapa kita harus bernegosiasi? A. Karena dalam hidup kita harus memenuhi kebutuhan hidup dengan pengeluaran sedikit dikitnya B. Karen...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar